{"post":[{"id_post":"52617","guid":"https:\/\/www.javafx.news\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/Oil-Tank-02.jpg","post_title":"Virus Corona Mendinginkan Permintaan Minyak Dunia","post_status":"publish","id_parent":"52618","post_type":"post","category":"berita-emas-minyak","post_name":"virus-corona-mendinginkan-permintaan-minyak-dunia","post_content":"JAVAFX -\u00a0Harga minyak turun tajam pada perdagangan hari Senin (27\/10\/2020) karena angka kematian dan jumlah orang yang terinfeksi naik setelah penyebaran influenza mematikan dari Cina di akhir pecan. Hal ini memicu kekhawatiran baru bahwa penyakit itu dapat mengganggu permintaan global.\r\n\r\n\r\n\r\n\"Virus ini memicu kekhawatiran pendinginan permintaan minyak, yang akan berarti bahwa pasar minyak global akan kelebihan pasokan ke tingkat yang lebih besar jika tidak ada langkah lebih lanjut diambil untuk mengurangi pasokan,\" kata analis di Commerzbank.\r\n\r\nHarga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Maretturun $ 1,65, atau 3%, menjadi $ 52,55 per barel di New York Mercantile Exchange. Kontrak turun $ 1,40, atau 2,5%, berakhir pada $ 54,19 per barel pada hari Jumat, dan pekan lalu, turun 7,5%, penurunan terbesar untuk kontrak paling aktif sejak Mei, menurut data FactSet.\r\n\r\nSementara minyak mentah Brent untuk kontrak pengiriman bulan Maret, turun $ 1,76, atau 2,9%, menjadi $ 58,17 per barel. Pada hari Jumat, kontrak turun $ 1,35, atau 2,2%, ditutup pada $ 60,69 per barel di ICE Futures Europe, berkontribusi terhadap penurunan mingguan 6,4%. Baik WTI dan Brent berakhir di level terendah sejak 31 Oktober.\r\n\r\nChina memperpanjang liburan Tahun Baru Imlek minggu ini dan mengambil langkah-langkah yang semakin drastis untuk menghentikan penyebaran virus corona, di tengah peringatan bahwa itu semakin menular. Pada hari Senin, jumlah kematian meningkat menjadi 80 dan jumlah yang terinfeksi mendekati 3.000 kasus yang dikonfirmasi. Di A.S., sekarang ada lima kasus yang dikonfirmasi, dengan beberapa infeksi di negara lain, seperti Prancis dan Jepang.\r\n\r\nInvestor yang bingung, di Wuhan, Cina - pusat penyebaran virus - walikota mengatakan bahwa lima juta dari 11 juta penduduk kota telah meninggalkan kota sebelum larangan perjalanan diberlakukan. Selain itu, laporan bahwa virus mungkin menular selama masa inkubasinya dapat membuat penahanan menjadi lebih sulit.\r\n\r\nMenteri energi Arab Saudi Pangeran Abdulaziz bin Salman mengatakan negaranya mengawasi untuk melihat bagaimana coronavirus dapat mempengaruhi ekonomi global, tetapi Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak siap untuk merespons jika pasar minyak tidak stabil, menurut Reuters.\r\n\r\nMenteri Perminyakan mengatakan dampak saat ini pada futures minyak mentah dan pasar lainnya adalah \"terutama didorong oleh faktor psikologis dan ekspektasi yang sangat negatif yang diadopsi oleh beberapa pelaku pasar meskipun dampaknya sangat terbatas pada permintaan minyak global.\" Dia menambahkan bahwa dia percaya penyebaran virus akan berada di bawah kendali melalui upaya Cina dan internasional.","post_date":"January 27, 2020 21:06:07"},{"id_post":"52604","guid":"https:\/\/www.javafx.news\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/Federal-Reserve.png","post_title":"Jelang FOMC, Dolar Index Terus Menguat Karena Virus Corona","post_status":"publish","id_parent":"52606","post_type":"post","category":"berita-forex","post_name":"jelang-fomc-dolar-index-terus-menguat-karena-virus-corona","post_content":"

Jelang rilis FOMC Kamis dini hari nanti di mana suku bunga The Fed di prediksi akan tetap di bawah kisaran 1.75%, Dolar index terlihat naik terus karena banyaknya mata uang yang melemah akibat virus Corona yang mewabah dari Cina dan menyebar ke beberapa wilayah Cina dan negara lainnya. Viris ini telah menewaskan puluhan orang di Cina. Dolar index terus menguat hingga level 97.94 hari ini. Hal ini di karenakan melemahnya Yuan yang akhirnya berimbas juga kepada pelemahan Aussie dan dolar New Zealand yang ekonominya memiliki kaitan erat dengan ekonomi Cina.<\/p>\r\n

Menguatnya dolar Index karena virus Corona ini juga bersamaan dengan menguatnya Safe Havens lainnya yaitu Yen Jepang dan Emas. USDJPY anjlok dan di buka gap down pada hari ini dari penutupan jumat lalu di level 109.28 ke pembukaan hari ini di level 108.95 serta Emas di buka gap up pada hari ini dari penutupan jumat lalu di level 1571.57 ke pembukaan hari ini di level 1581.14.<\/p>\r\n

Otoritas kesehatan terus bertempur melawan penyebaran virus yang telah menjangkiti lebih dari 2700 orang dan menewaskan 80 orang di Cina sampai hari Minggu lalu. Namun, jumlah kasus virus Corona semakin bertambah di dalam negeri maupun mancanegara. Termasuk diantaranya Amerika Serikat, Kanada, Perancis, Australia, Jepang, Korea Selatan, Singapura, Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Nepal.<\/p>\r\n

Di pasar keuangan, kekhawatiran investor terutama bersumber dari kemungkinan akan lumpuhnya sektor pariwisata dan belanja konsumen apabila wabah tak segera ditanggulangi. Investasi bisnis berpotensi terpukul pula, karena investor akan cenderung menghindari penanaman modal di kawasan terdampak. Harga sejumlah komoditi utama yang bergantung pada permintaan Cina juga merosot, termasuk tembaga dan minyak mentah.<\/p>\r\n

Selain virus Corona ini, investor akan kembali menantikan kebijakan suku bunga Amerika dan kebijakan moneter yang akan di rilis pada Kamis dini hari nanti, 30 Juni 2020 jam 02.00 wib.<\/p>","post_date":"January 27, 2020 20:44:10"},{"id_post":"52600","guid":"https:\/\/www.javafx.news\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/China-01.jpg","post_title":"Korban Tewas Akibat Corona Mencapai 81 Orang","post_status":"publish","id_parent":"52601","post_type":"post","category":"geo-politikal","post_name":"korban-tewas-akibat-corona-mencapai-81-orang","post_content":"JAVAFX - Korban tewas akibat wabah virus Corona di China naik menjadi 81 pada hari Senin (27\/01\/2020), ketika pemerintah memperpanjang liburan Tahun Baru Imlek dan lebih banyak bisnis besar tutup atau menyuruh staf untuk bekerja dari rumah dalam upaya untuk mengekang penyebaran.\r\n\r\n\r\n\r\nPerdana Menteri China Li Keqiang mengunjungi kota pusat Wuhan, pusat penyebaran, ketika pemerintah berusaha memberi sinyal bahwa pemerintah merespons dengan serius.\r\n\r\nBursa saham Asia jatuh, dimana Indek Nikkei Jepang turun 2%. Ini merupakan penurunan satu hari terbesar dalam lima bulan terakhir. Para investor semakin cemas dan terjadi lonjakan permintaan untuk aset safe-haven seperti yen Jepang dan Obligasi AS, serta Emas.\r\n\r\nJumlah total kasus yang dikonfirmasi di Cina naik sekitar 30% menjadi 2.744, dengan sekitar setengahnya di provinsi Hubei, ibu kotanya adalah Wuhan. Tetapi beberapa ahli menduga jumlah orang yang terinfeksi jauh lebih tinggi.\r\n\r\nKetika kekhawatiran meningkat di seluruh dunia, Hong Kong yang dikuasai Cina, yang telah memiliki delapan kasus yang dikonfirmasi, melarang masuknya orang yang telah mengunjungi Hubei dalam 14 hari terakhir. Larangan itu tidak mencakup penduduk Hong Kong.\r\n\r\nPusat perjudian terdekat Makau, yang memiliki setidaknya satu kasus virus mirip flu, memberlakukan larangan serupa terhadap mereka yang datang dari Hubei, kecuali mereka dapat membuktikan bahwa mereka bebas virus. Kota Haikou di pulau Hainan di Cina selatan mengatakan, turis dari Hubei akan dikarantina selama 14 hari. \u00a0\"Orang-orang Hubei didiskriminasi,\" seorang warga Wuhan mengeluh pada platform media sosial Weibo.\r\n\r\nJumlah kematian akibat virus di Hubei naik menjadi 76 dari 56, kata pejabat kesehatan, dengan lima kematian di tempat lain di China. Sementara sejumlah kecil kasus terkait dengan orang yang melakukan perjalanan dari Wuhan telah dikonfirmasi di lebih dari 10 negara, termasuk Thailand, Prancis, Jepang dan Amerika Serikat, tidak ada kematian yang dilaporkan di tempat lain.\r\n\r\nLi adalah pemimpin paling senior yang mengunjungi Wuhan sejak wabah dimulai. Dengan mengenakan jas dan topeng pelindung biru, ia memeriksa upaya untuk mengatasi epidemi dan berbicara dengan pasien dan staf medis, kata pemerintah.\r\n\r\nWuhan, sebuah kota berpenduduk 11 juta orang, berada dalam penguncian virtual dan batasan pergerakan yang ketat ada di beberapa kota Cina lainnya. Sebagian besar provinsi Hubei, rumah bagi hampir 60 juta orang, berada di bawah semacam pembatasan perjalanan.\r\n\r\nPemerintah memperpanjang liburan Tahun Baru Imlek selama seminggu selama tiga hari hingga 2 Februari, dalam upaya memperlambat penyebaran virus. Tahun Baru Imlek biasanya merupakan waktu perjalanan jutaan orang, tetapi banyak yang harus membatalkan rencana.\r\n\r\nInvestor khawatir tentang dampak pada perjalanan, pariwisata dan kegiatan ekonomi yang lebih luas.\r\n\r\nSelama wabah Sindrom Pernafasan Akut Parah (SARS) tahun 2002-2003, yang juga sama-sama dari China, menewaskan hampir 800 orang di seluruh dunia. Saat itu permintaan penumpang udara di Asia anjlok 45%. Kini, dimana industri perjalanan lebih bergantung pada pelancong asal Tiongkok tentu bisa jauh lebih parah dampaknya.\r\n\r\nVirus corona yang baru diidentifikasi diyakini berasal dari akhir tahun lalu di pasar Wuhan yang menjual satwa liar secara ilegal. Banyak yang tidak diketahui tentang itu, termasuk seberapa mudah menyebar dan seberapa berbahaya itu. Ini dapat menyebabkan pneumonia, yang telah mematikan dalam beberapa kasus.\r\n\r\nMenteri Kesehatan Nasional Ma Xiaowei mengatakan pada hari Minggu periode inkubasi dapat berkisar dari satu hingga 14 hari, dan virus itu menular selama inkubasi, tidak seperti SARS. Bahkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan masa inkubasi dua hingga 10 hari. Juga tidak jelas apakah orang yang terinfeksi dapat menularkannya sebelum mereka menunjukkan gejala.\r\n\r\nWendy Barclay, seorang profesor dan ahli virus di Imperial College London, mengatakan banyak dari virus pernafasan yang menyebar di antara manusia memang menular walaupun tanpa gejala, dan tidak mengherankan jika coronavirus baru juga melakukannya.\r\n\r\n\"Jika ini terbukti menjadi kasusnya maka mengendalikan penyebarannya menjadi lebih dari sebuah tantangan, dan langkah-langkah seperti skrining bandara tidak mungkin membendung virus secara efektif,\" katanya.\r\n\r\nAustralia mengkonfirmasi kasus kelima pada hari Senin yang melibatkan seorang wanita dalam penerbangan terakhir dari Wuhan ke Sydney sebelum larangan perjalanan Cina. Menteri Kesehatan Greg Hunt mengatakan kepada otoritas Australian Broadcasting Corporation (ABC) yang bertujuan untuk mengeluarkan sekitar 100 anak-anak dan remaja Australia dari Wuhan. Negara-negara termasuk Amerika Serikat bekerja untuk mengevakuasi warganya.\r\n\r\nSeorang ayah dua anak, Nathan Wang, mengatakan kepada ABC bahwa istrinya terjebak di Wuhan bersama anak-anak. \"Kami benar-benar ingin anak-anak kembali, karena rumah sakit di Wuhan kewalahan,\" katanya.\r\n\r\nSejumlah foto di media sosial menunjukkan koridor rumah sakit penuh dengan orang yang mencari perawatan. Bandara di seluruh dunia telah meningkatkan penyaringan penumpang dari Tiongkok, meskipun beberapa pakar kesehatan mempertanyakan efektivitasnya.\r\n\r\nPekan lalu WHO berhenti menyebut wabah itu darurat kesehatan global, tetapi beberapa pakar kesehatan mempertanyakan apakah Cina dapat mengatasi epidemi. Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus akan melakukan perjalanan ke Beijing untuk bertemu para pejabat dan pakar kesehatan.\r\n\r\nBeberapa perusahaan terbesar di Cina telah terpengaruh, seperti rantai restoran hotpot Haidilao International Holding menutup cabang secara nasional dari hari Minggu hingga Jumat.\r\n\r\nRaksasa game Tencent Holdings Ltd menyarankan staf untuk bekerja dari rumah hingga 7 Februari, dan perusahaan e-commerce Alibaba menghapus penawaran masker wajah mahal dari vendor Taobao online marketplace saat harga melonjak.","post_date":"January 27, 2020 19:47:37"},{"id_post":"52596","guid":"https:\/\/www.javafx.news\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/Corona-Wuhan-Lockdown-6.jpg","post_title":"Dampak Wabah Corona Bagi Ekonomi Dunia","post_status":"publish","id_parent":"52598","post_type":"post","category":"geo-politikal","post_name":"dampak-wabah-corona-bagi-ekonomi-dunia","post_content":"JAVAFX -\u00a0Wabah dari virus Corona yang muncul pertama di Wuhan, China telah menewaskan 81 orang dan menyebar ke banyak Negara. Diperkirakan wabah ini akan merusak ekonomi China, dimana selaku salah satu mesin pertumbuhan ekonomi global tentu akan berdampak pada perekonomian dunia pula. Pandangan yang demikian ini bagi sebagian analis dianggap terlalu dini.\r\n\r\n\r\n\r\nMeski dianggap terlalu dini anggapan yang bisa berdampak pada bisnis dan konsumen, dalam jangka pendek setidaknya ada keyakinan sebagian besar bahwa produksi ekonomi akan terpukul ketika otoritas China meningkatkan langkah-langkah pencegahan. Termasuk dalam hal ini memberlakukan pembatasan perjalanan dan memperpanjang liburan Tahun Baru Imlek untuk membatasi penyebaran virus.\r\n\r\nJutaan orang yang biasanya melakukan perjalanan selama periode ini telah membatalkan rencana mereka, dimana pemerintah memerintahkan pengembalian uang penuh untuk penumpang udara dan kereta api.\r\n\r\nDari Shanghai dikabarkan hari Senin (27\/01\/2020) bahwa sejumlah perusahaan tidak dapat memulai kembali operasi sebelum 9 Februari. Bisnis di pusat manufaktur Suzhou di bagian timur China telah diperintahkan untuk tetap tutup hingga setidaknya 8 Februari. Pemerintah sendiri telah memperpanjang libur Tahun Baru Imlek selama seminggu dan ditambah tiga hari secara nasional hingga 2 Februari.\r\n\r\nWuhan, sebuah kota berpenduduk 11 juta jiwa dan pusat penyebaran virus di Cina tengah, sudah berada dalam penguncian virtual dan batas-batas pergerakan yang ketat ada di beberapa kota Cina lainnya.\r\n\r\nBanyak analis beralih ke Sindrom Pernafasan Akut Parah (SARS), dimana bersama dengan virus Corona yang keduanya juga berasal dari China. SARS menewaskan hampir 800 orang secara global pada tahun 2002 dan 2003. Gambaran ini lebih memahami dampak jangka panjang yang mungkin terjadi.\r\n\r\nPatut digarisbawahi bahwa perekonomian kemudian bisa pulih dengan cepat setelah SARS memudar. Sektor transportasi, restoran, dan penjualan ritel terpukul, tetapi secara keseluruhan SARS adalah sebuah kedipan yang tidak mengubah tren besar. Namun kali ini, para analis mengatakan ada peningkatan ketergantungan China pada konsumsi untuk menggerakkan ekonominya dibandingkan saat periode awal 2000-an. Hal ini yang membedakan dampak Corona dengan SARS, kali ini dapat merusak pertumbuhan.\r\n\r\nSebagai gambaran bahwa Cina sepanjang 2019, sector konsumsi menyumbang sekitar 3,5 poin persentase ke tingkat pertumbuhan PDB riil keseluruhan sebesar 6,1%. Bagian belakang dari perhitungan amplop menunjukkan bahwa jika pengeluaran untuk layanan tersebut turun 10%, pertumbuhan PDB secara keseluruhan akan turun sekitar 1,2 persen poin, \u00a0demikian pendapat analis dari S&P Global Ratings.\r\n\r\nPerburuan Tahun Baru Imlek yang biasa dilakukan untuk perjalanan, pariwisata, dan hiburan sudah mulai berdetak. Secara keseluruhan perjalanan penumpang turun hampir 29% dari tahun sebelumnya pada hari pertama Tahun Baru Imlek, kata seorang pejabat kementerian transportasi.\r\n\r\nDengan banyak bioskop ditutup, bioskop-bioskop China mendapat 1,81 juta yuan ($ 262.166,86) dari tiket film pada hari pertama Tahun Baru Imlek, turun lebih dari 99% dari hari yang sama tahun sebelumnya, menurut data dari perusahaan tiket film Tiongkok Maoyan.\r\n\r\nKhususnya, kondisi eksternal pada 2002-03 menguntungkan, sedangkan wabah coronavirus \"menambah hambatan pertumbuhan yang ada,\" kata analis dari Nomura. Pertumbuhan PDB Tiongkok merosot mendekati posisi terendah 30-tahun pada tahun 2019, ditekan oleh permintaan domestik yang lamban dan gesekan perdagangan dengan Amerika Serikat.\r\n\r\nCina juga sekarang berkontribusi lebih banyak terhadap pertumbuhan ekonomi global daripada 17 tahun lalu, yang berarti setiap dampak besar dalam negeri yang berasal dari virus akan beriak di seluruh dunia. Saham dunia jatuh ke level terendah dalam dua minggu pada hari Senin karena kekhawatiran virus, dengan permintaan melonjak untuk aset safe haven seperti yen Jepang dan Obligasi AS.\r\n\r\nWilayah yang bergantung pada pariwisata, terutama wisatawan Cina, seperti Hong Kong, Thailand, Vietnam, Singapura, dan Filipina tampaknya paling berisiko terkena dampak spillover dari virus, kata Louis Kuijs, Kepala Ekonomi Asia di Oxford Economics, kepada Reuters.\r\n\r\nVirus ini telah menyebar ke lebih dari 10 negara, termasuk Amerika Serikat, Prancis, Australia, dan Singapura, meskipun semua 81 kematian sejauh ini terjadi di Cina. Singapura, sebagai pusat keuangan dan pariwisata Asia Tenggara, sebelumnya pada Senin memperingatkan tentang pukulan ekonomi dari wabah tersebut. \"Kami tentu berharap akan ada dampak pada ekonomi, bisnis, dan kepercayaan konsumen kami tahun ini terutama karena situasinya diperkirakan akan bertahan untuk beberapa waktu,\" kata menteri perdagangan Singapura Chan Chun Sing, hari ini.","post_date":"January 27, 2020 19:39:29"},{"id_post":"52590","guid":"https:\/\/www.javafx.news\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/Vladimir-Zhirinovsky.jpg","post_title":"Politisi Rusia : Coronavirus Adalah Rekayasa Amerika","post_status":"publish","id_parent":"52592","post_type":"post","category":"geo-politikal","post_name":"politisi-rusia-coronavirus-adalah-rekayasa-amerika","post_content":"

JAVAFX - Seorang politisi Rusia mengatakan, bahwa Amerika Serikat berada di balik pandemik Virus Corona yang menyebar dari China, karena ingin menghancurkan ekonomi negara tersebut.\r\nDikutip dari Fars News yang mengambil sumber dari http:\/\/vestnikkavkaza.net\/ melaporkan, Ketua Partai Liberal Demokratik Rusia, Vladimir Zhirinovsky dalam sebuah seminar mengatakan, penyebaran Virus Corona atau Coronavirus di China adalah konspirasi rancangan Amerika Serikat.<\/p>\r\n

Ia menambahkan, apakah ini kenyataan bahwa Corona adalah sejenis virus baru, atau sebuah konspirasi. Amerika adalah satu-satunya pihak yang harus dikecam. Amerika takut tidak bisa mengalahkan atau minimal berdiri sejajar dengan ekonomi Tiongkok.<\/p>\r\n

Kantor berita RIA Novosti menulis, Vladimir Zhirinovsky menjelaskan bahwa konspirasi semacam ini bukan barang baru, sebelumnya pun pernah terjadi pandemik virus flu burung, dan virus sapi gila, dan dalam sebulan semuanya habis. Obat terjual, dan beberapa orang menjadi miliarder.<\/p>\r\n

Namun sampai saat ini pemerintah Cina masih belum berkomentar soal kemungkinan rekayasa pihak asing dalam pandemik virus mematikan Corona di negara itu. Pihak otoritas China telah melaporkan 2.700 kasus telah ditemukan dengan jumlah korban meninggal 80 orang dan ratusan ada dalam kondisi kritis. Coronavirus telah menyebar ke beberapa negara Asia, hingga Australia, Eropa dan Amerika Serikat.<\/p>\r\n \r\n\r\n \r\n\r\n \r\n\r\n \r\n\r\n \r\n\r\nSwendy\r\n\r\nsumber parstoday.com","post_date":"January 27, 2020 18:10:31"},{"id_post":"52572","guid":"https:\/\/www.javafx.news\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/EURUSDDaily27januari2020.png","post_title":"Teknikal Updates Mingguan, EURUSD, GBPUSD, AUDUSD, USDJPY, USDCAD \u00a0\u00a0Periode 27 Januari \u00a0\u2013 31 \u00a0Januari 2020","post_status":"publish","id_parent":"52573","post_type":"post","category":"analisa-teknikal-mingguan","post_name":"teknikal-updates-mingguan-eurusd-gbpusd-audusd-usdjpy-usdcad-periode-27-januari-31-januari-2020","post_content":"

\u00a0<\/strong><\/p>\r\n

<\/p>\r\n

EURUSD<\/strong><\/p>\r\n

\"\"<\/a><\/strong><\/p>\r\n

Setelah dua candle terakhir pada grafik Daily berpola bearish, EURUSD berpotensi menembus support 1.100016-1.09909. Support kritis 1.109799. Jika tembus dan ditutup di bawah 1.109799 disertai ekstensi dominasi sellers,\u00a0 akan mempertajam \u00a0perspektif bias bearish EURUSD. Target berikut\u00a0 1.109553, lalu 1.09029 dan 1.08777. Support kuat pada level 1.08569.<\/p>\r\n

\u00a0<\/strong>Bila gagal dan EURUSD mampu rebound di atas 1.10537, membuka peluang test resisten 1.11166 dan 1.11521. Resisten kritis 1.11712. Intensitas beli di atas 1.11712 akan memulihkan\u00a0 perspektif\u00a0 bias bullish EURUSD. Target berikut 1.12379-1.12505, lalu\u00a0 1.13196. Resisten kuat pada level 1.13569.<\/p>\r\n

\u00a0<\/strong><\/p>\r\n

GBPUSD<\/strong><\/p>\r\n\"\"<\/a>\r\n

Gagal menembus resisten 1.31745, performa GBPUSD pada grafik Daily nampak tertekan dan berpotensi menembus 1.30332 dan 1.30000. Support kritis 1.29665. Pergerakan di bawah 1.29665, akan merubah perspektif bias bearish\u00a0 GBPUSD.\u00a0 Target lanjutan\u00a0 1.28596,\u00a0 1.27673 dan 1.26516. Support kuat pada level 1.26014<\/p>\r\n

Jika gagal dan rebound di atas 1.31745, akan memicu test resisten kritis 1.32756-1.33044. Bila tembus dan ditutup di atas 1.33044 disertai ekstensi dominasi buyers memulihkan perspektif bias bullish\u00a0 GBPUSD. Target berikut 1.34206. Resisten kuat pada area 1.34836-1.35133.<\/p>\r\n

<\/p>\r\n

AUDUSD<\/strong><\/p>\r\n\"\"<\/a>\r\n\r\n \r\n

Candle aktual AUDUSD pada grafik Daily, terdeteksi mengarah pada support 0.67705 dan support kritis 0.67499. Jika tembus di bawah 0.67499 disertai ekstensi dominasi sellers\u00a0 akan mempertajam \u00a0bias bearish AUDUSD. Target berikut 0.67214-0.66996, lalu 0.66424 dan 0.66000 .Support kuat pada area 0.65500-0.65350<\/p>\r\n

Sebaliknya, bila AUDUSD rebound di atas 0.68667, berpotensi test resisten kritis 0.69123. Ekstensi dominasi buyers di atas 0.69123, akan memulihkan perspektif bias bullish AUDUSD, dengan target berikut 0.69571, lalu 0.69832-0.70000 dan 0.70306. Resisten kuat pada area 0.70911-0.71122.<\/p>\r\n

\u00a0<\/strong><\/p>\r\n

USDJPY<\/p>\r\n\"\"<\/a>\r\n

Setelah empat candle terakhir pada grafik Daily berpola bearish dan diikuti opening gap turun pada candle aktual, USDJPY nampak tertekan dan berpotensi menembus area support 108.489-108.252. Support kritis 107.638-107.449. Jika tembus dan ditutup di bawah 107.449 disertai ekstensi dominasi sellers akan mempertajam \u00a0perspektif bias bearish USDJPY. Test berikut 107.021-106.792, lalu area 106.470-106.311. Support kuat pada area 105.815-105.713.<\/p>\r\n

Sebaliknya, bila rebound di atas 109.547 disertai ekstensi dominasi buyers, akan memulihkan perpsektif bias bullish \u00a0USDJPY. Target selanjutnya 109.935, lalu area 110.276-110.596 dan 111.057. \u00a0Resisten kuat pada level 111.645<\/p>\r\n

<\/p>\r\n

USDCAD<\/p>\r\n\"\"<\/a>\r\n

Geliat naik USDCAD pada grafik Daily, berpotensi mendobrak resisten kritis 1.31953-1.32034. Jika tembus dan ditutup di atas 1.32034 disertai ekstensi dominasi buyers, akan mempertajam perspektif bias bullish USDCAD. Target selanjutnya 1.32506-1.32684, lalu area 1.331941.33441. \u00a0Resisten kuat pada level 1.33862.<\/p>\r\n

Bila gagal dan tertekan di bawah 1.31150, berpotensi menembus support kritis 1.30597. Jika tembus dan ditutup\u00a0 di bawah 1.30597 disertai ekstensi dominasi sellers\u00a0 akan memulihkan \u00a0\u00a0perspektif\u00a0 bias bearish USDCAD. Target berikut 1.30257, lalu 1.29794-1.29501 dan area 1.29139-1.28871. Support kuat pada area 1.28537-1.28438<\/p>","post_date":"January 27, 2020 16:52:14"},{"id_post":"52568","guid":"https:\/\/www.javafx.news\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/Ifo-germany.jpg","post_title":"Iklim Bisnis Jerman Januari Turun, Euro Makin Terdesak","post_status":"publish","id_parent":"52570","post_type":"post","category":"berita-forex","post_name":"iklim-bisnis-jerman-januari-turun-euro-makin-terdesak","post_content":"

JAVAFX - Indeks iklim bisnis Ifo Jerman turun menjadi 95.9 di bulan Januari 2020 dari 96.3 pada bulan sebelumnya dan turun dari ekspektasi pasar sebesar 97.0. Sub-indeks ekspektasi bisnis turun menjadi 92.9 dari 93.8 pada bulan Desember, sementara ukuran kondisi saat ini naik menjadi 99.1 dari 98.8 di bulan sebelumnya.<\/p>\r\n

Data ini satu-satunya data ekonomi yang dirilis untuk euro hari ini dan menjadi sentimen negatif bagi mata uang tunggal tersebut.\r\nPasangan mata uang EUR\/USD tampak melemah ke level 1.10168 dan semakin dekati support 1.10000. Pasangan mata uang EUR\/JPY bahkan telah break suport 120.000 dengan support berikutnya\r\nada di level 119.661.<\/p>\r\n

Euro telah melemah pada pekan lalu karena keputusan European Central Bank yang mempertahankan suku bunga tetap rendah.<\/p>\r\n \r\n\r\n \r\n\r\n \r\n\r\n \r\n\r\nSwendy","post_date":"January 27, 2020 16:28:27"},{"id_post":"52563","guid":"https:\/\/www.javafx.news\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/Corona-Wuhan-Lockdown-5.jpg","post_title":"Seperti SARS, Corona Akan Menghantam Perekonomian","post_status":"publish","id_parent":"52564","post_type":"post","category":"geo-politikal","post_name":"seperti-sars-corona-akan-menghantam-perekonomian","post_content":"JAVAFX<\/strong> - Ekonomi, bisnis, dan kepercayaan konsumen Singapura kemungkinan akan terpengaruh tahun ini oleh wabah koronavirus, terutama karena situasinya diperkirakan akan bertahan, Menteri Perdagangan dan Industri Chan Chun Sing mengatakan Senin (27\/01\/2020).\r\n\r\n\r\n\r\nSektor-sektor terkait pariwisata menjadi perhatian segera, termasuk agen perjalanan, industri perhotelan, makanan & minuman, ritel dan transportasi, katanya. Mirip dengan wabah sebelumnya seperti SARS, langkah-langkah pemerintah untuk membantu bisnis dan perusahaan dapat termasuk mengurangi biaya bisnis, mengurangi arus kas mereka dan mempertahankan pekerja mereka, kata Chan.\r\n\r\nSingapura sejauh ini melaporkan empat kasus virus korona yang telah menginfeksi lebih dari 2.700 orang dan menewaskan sedikitnya 80 orang, kebanyakan dari mereka di provinsi Hubei China. Negara-kota tersebut pada hari Senin mengeluarkan penasehat baru bagi para pelancong untuk menunda semua perjalanan yang tidak penting ke Cina dan mengatakan akan meningkatkan upaya penyaringan di bandara dan memperluas pemeriksaan ke pos-pos pemeriksaan darat dan laut.","post_date":"January 27, 2020 15:48:55"},{"id_post":"52560","guid":"https:\/\/www.javafx.news\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/Saham-Eropa.jpg","post_title":"Saham Eropa Anjlok Tajam Karena Kekhawatiran Coronavirus, Stoxx 600 Turun 1.4%","post_status":"publish","id_parent":"52561","post_type":"post","category":"indikator-ekonomi","post_name":"saham-eropa-anjlok-tajam-karena-kekhawatiran-coronavirus-stoxx-600-turun-1-4","post_content":"

JAVAFX - Saham Eropa turun tajam pada hari Senin karena kekhawatiran atas kejatuhan ekonomo dari wabah koronavirus China semakin meningkat.\r\nPan-Eurpean Stoxx 600 turun 1.4% diawal perdagangan, untuk memimpin kerugian karena semua sektor dan bursa utama dieprdagangkan dengan kuat di wilayah negatif.<\/p>\r\n

Pejabat China sekarang telah mengkonfirmasi lebih dari 2.700 kasus jenis virus corona baru, yang berasal dari kota Wuhan, dengan jumlah kematian meningkat menjadi 80 dan 461 orang dalam kondisi kritis. Virus ini sekarang telah terdeteksi di sejumlah negara lain di Asia dan sekitarnya, termasuk AS, Prancis, Australia, dan Kanada.<\/p>\r\n

Aset safe-haven tradisional seperti emas dan yen Jepang melonjak karena investor mencari perlindungan dari dampak ekonomi potensial, seperti krisis SARS tahun 2003 yang melanda pasar.<\/p>\r\n

Sebagian besar pasar Asia tetap ditutup pada hari Senin untuk Tahun Baru Imlek, tetapi Nikkei 225 Jepang turun sekitar 1,83%.<\/p>\r\n

Kembali ke Eropa, partai Liga sayap kanan Italia telah gagal dalam upayanya untuk menggulingkan Partai Demokrat tengah-kiri (PD) dari kubu utara Emilia-Romagna, gagal dalam pemilihan regional yang diawasi ketat pada hari Minggu.<\/p>\r\n

Dalam berita perusahaan, Reuters melaporkan pada hari Senin, mengutip sumber, bahwa Otoritas Pengawas Pasar Keuangan Swiss (FINMA) sedang mencari peran dewan Credit Suisse dalam skandal mata-mata pemberi pinjaman baru-baru ini.<\/p>\r\n \r\n\r\n \r\n\r\n \r\n\r\nSwendy\r\n\r\ncnbc.com","post_date":"January 27, 2020 15:41:31"},{"id_post":"52553","guid":"https:\/\/www.javafx.news\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/Corona-Wuhan-Lockdown.jpg","post_title":"Korban Corona Meningkat, AS Siapkan Evakuasi Warganya","post_status":"publish","id_parent":"52556","post_type":"post","category":"geo-politikal","post_name":"corona-as-siap-evakuasi-warganya","post_content":"JAVAFX -\u00a0Sebuah penyakit virus baru sedang diawasi dengan mata waspada di seluruh dunia mempercepat penyebarannya di China dimana telah merengut 80 kematian sejauh ini, sementara Konsulat AS di kota di pusat bencana mengumumkan akan mengevakuasi personelnya dan beberapa orang Amerika lainnya naik pesawat sewaan.\r\n\r\n\r\n\r\nMenteri kesehatan China mengatakan negara itu memasuki \"tahap penting\" karena \"sepertinya kemampuan penyebaran virus semakin kuat.\" Ma Xiaowei menolak untuk memperkirakan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengendalikan situasi, tetapi mengatakan pembatasan perjalanan dan tindakan tegas lainnya akan membawa hasil \"dengan biaya terendah dan kecepatan tercepat.\"\r\n\r\nPresiden Xi Jinping telah menyebut wabah itu sebagai situasi yang serius dan mengatakan pemerintah meningkatkan upaya untuk membatasi perjalanan dan pertemuan publik sementara bergegas staf medis dan pasokan ke kota di pusat krisis, Wuhan, yang tetap terkunci tanpa penerbangan, kereta atau bus masuk atau keluar.\r\n\r\nEpidemi ini telah menghidupkan kembali ingatan tentang wabah SARS yang berasal dari Cina dan menewaskan hampir 800 orang ketika menyebar di seluruh dunia pada tahun 2002 dan 2003. Penyebarannya telah terjadi di tengah periode perjalanan tersibuk China tahun ini, ketika jutaan orang merambah negara itu atau pergi ke luar negeri untuk liburan Tahun Baru Imlek.\r\n\r\nPemerintah mengatakan Senin pagi, jumlah korban tewas telah meningkat menjadi 80, dengan 2.744 kasus dikonfirmasi. Komisi Kesehatan Nasional mengatakan 769 kasus baru dikonfirmasi dalam 24 jam hingga Minggu tengah malam.\r\n\r\nPemerintah juga melaporkan lima kasus di Hong Kong dan dua di Makau. Sejumlah kecil kasus telah ditemukan di Thailand, Taiwan, Jepang, Korea Selatan, AS, Vietnam, Singapura, Malaysia, Nepal, Prancis, dan Australia.\r\n\r\nAS telah mengkonfirmasi kasus di negara bagian Washington, Chicago, California Selatan, dan Arizona. Kanada mengatakan menemukan kasus pertamanya, seorang pria berusia 50-an yang berada di Wuhan sebelum terbang ke Toronto. Taiwan, Singapura, dan Korea Selatan masing-masing melaporkan satu kasus baru hari Minggu, sementara Thailand melaporkan tiga kasus baru.\r\n\r\nSebuah pemberitahuan dari Kedutaan Besar AS di Beijing mengatakan akan ada kapasitas terbatas untuk mengangkut warga AS pada penerbangan Selasa dari Wuhan yang akan dilanjutkan langsung ke San Francisco. Dikatakan bahwa dalam acara tersebut tidak ada cukup kursi, prioritas akan diberikan kepada individu \"yang berisiko lebih besar dari coronavirus.\"\r\n\r\nKonsulat Prancis juga mempertimbangkan evakuasi warga negaranya dari kota. Dikatakan sedang berupaya mengatur layanan bus untuk membantu warga Prancis meninggalkan Wuhan.\r\n\r\nProdusen mobil Prancis PSA Group mengatakan akan mengevakuasi karyawannya dari Wuhan, mengkarantina mereka dan kemudian membawa mereka ke Prancis.\r\n\r\nJepang juga membuat persiapan untuk menerbangkan warga negaranya dari Wuhan.\r\n\r\nAgen-agen perjalanan China telah diperintahkan untuk menghentikan semua tur kelompok, dan kekhawatiran tumbuh atas dampak potensial dari jutaan orang yang bepergian kembali ke kota-kota setelah liburan Tahun Baru Imlek berakhir pada hari Kamis.\r\n\r\nKomisi Kesehatan Nasional China mengatakan siapa pun yang bepergian dari Wuhan sekarang diharuskan mendaftar ke stasiun kesehatan masyarakat dan mengkarantina diri di rumah selama 14 hari - masa inkubasi maksimum virus.\r\n\r\nBeijing telah memutuskan untuk menunda dimulainya kelas setelah liburan Tahun Baru Imlek berakhir, Beijing Daily resmi melaporkan di situs webnya. Itu akan meluas ke semua sekolah di ibukota dari taman kanak-kanak hingga universitas.\r\n\r\nHong Kong mengumumkan tindakan serupa pada hari Sabtu dan pada hari Minggu dua dari atraksi terbesar wilayah itu, Hong Kong Disneyland dan Ocean Park, mengumumkan bahwa mereka akan ditutup untuk sementara waktu.\r\n\r\nSebuah proposal untuk mengkarantina kasus-kasus yang dicurigai dan kasus-kasus lain di kompleks perumahan umum yang masih belum dihuni di pinggiran Fanling, Hong Kong, memicu protes oleh penduduk setempat. Meskipun sebagian besar damai, mereka bergabung dengan para pemrotes berpakaian hitam seperti mereka yang telah bentrok dengan polisi selama berbulan-bulan protes anti-pemerintah dan para pengunjuk rasa membakar di lobi salah satu bangunan. Api berhasil dipadamkan tanpa terlihat menyebabkan kerusakan besar. Polisi kemudian bergerak dan membubarkan kelompok, menggunakan semprotan merica sesekali.\r\n\r\nDi jantung wabah di mana 11 juta penduduk sudah terkunci, Wuhan melarang sebagian besar penggunaan kendaraan, termasuk mobil pribadi, di pusat kota mulai hari Minggu. Kota akan menugaskan 6.000 taksi ke lingkungan untuk membantu orang-orang berkeliling jika mereka perlu.\r\n\r\nChina memutus kereta, pesawat, dan jaringan lain ke kota 22 Januari, dan terus memperluas penguncian ke 16 kota di sekitarnya dengan populasi gabungan lebih dari 50 juta - lebih besar dari gabungan gabungan New York, London, Paris, dan Moskow.\r\n\r\nWuhan sedang membangun dua rumah sakit darurat dengan masing-masing sekitar 1.000 tempat tidur untuk menangani meningkatnya jumlah pasien. Kota itu mengatakan yang pertama diharapkan akan selesai 3 Februari.\r\n\r\nPetugas medis di Wuhan termasuk di antara mereka yang terinfeksi dan media setempat melaporkan seorang dokter meninggal pada Sabtu pagi. Dokter berusia 62 tahun itu dirawat di rumah sakit pada 18 Januari dan meninggal seminggu kemudian.\r\n\r\nXinhua juga mengatakan pasokan medis dilarikan ke kota, termasuk 14.000 jas pelindung, 110.000 pasang sarung tangan dan topeng serta kacamata.\r\n\r\nVideo-video telah beredar secara online yang menunjukkan kerumunan orang-orang yang panik mengenakan topeng untuk pemeriksaan dan ada keluhan bahwa anggota keluarga telah ditolak di rumah sakit yang memiliki kapasitas.\r\n\r\nKomisi Kesehatan Nasional mengatakan akan membawa tim medis untuk membantu menangani wabah dan militer China mengirim 450 staf medis, beberapa di antaranya memiliki pengalaman dalam wabah di masa lalu, termasuk SARS dan Ebola, lapor Xinhua.\r\n\r\nVirus baru berasal dari keluarga besar yang dikenal sebagai coronavirus, beberapa menyebabkan tidak lebih buruk daripada pilek. Ini menyebabkan gejala pilek dan flu, termasuk batuk dan demam, dan dalam kasus yang lebih parah, sesak napas. Ini dapat memperburuk pneumonia, yang bisa berakibat fatal.\r\n\r\nPertama kali terdeteksi bulan lalu, virus ini diyakini berasal dari jenis hewan liar yang dijual di pasar Wuhan untuk dikonsumsi sebagai makanan.\r\n\r\nPihak berwenang Cina mengumumkan larangan sementara pada perdagangan hewan liar pada hari Minggu, mengatakan mereka akan \"sangat menyelidiki dan menghukum\" pelanggar. Mereka juga menyerukan kepada masyarakat agar tidak makan daging hewan liar.\r\n\r\nPenyelidik mengamati dengan seksama apakah virus itu bermutasi, tetapi sejauh ini tidak menemukan \"tanda-tanda yang jelas,\" bahwa hal itu sedang dilakukan, kepala Pusat Pengendalian Penyakit China, Gao Fu, mengatakan kepada wartawan.\r\n\r\nItu bisa membuatnya lebih mudah untuk mengembangkan vaksin melawan virus, sesuatu yang sudah dilakukan pusat tersebut. Xinhua mengutip pejabat pusat Xu Wenbo yang mengatakan mereka telah mengisolasi virus dan mengidentifikasi jenis benih.\r\n\r\nPeningkatan cepat dalam kematian dan penyakit yang dilaporkan tidak selalu berarti krisis semakin memburuk tetapi dapat mencerminkan pemantauan dan pelaporan virus yang lebih baik. Mereka yang terbunuh oleh virus sebagian besar adalah orang setengah baya atau lanjut usia, kadang-kadang menderita kondisi lain yang melemahkan kemampuan mereka untuk melawan.\r\n\r\nTidak jelas seberapa mematikan virus korona baru itu atau bahkan apakah itu sama berbahayanya dengan flu biasa, yang membunuh puluhan ribu orang setiap tahun di AS saja.","post_date":"January 27, 2020 15:03:26"}]}